Sudah lama sejak libur lebaran, aku tidak menulis lagi. Biasanya, aku menangkan ide-ideku kedalam laptop dan kuketik disana. Menulis sudah menjadi hobiku sejak aku duduk di bangku perkuliahan. Aku juga sering mengikuti berbagai even perlombaan menulis baik puisi, cerpen, maupun essay. walaupan karya-karya yang aku kirimkan belum ada yang lolos, aku tetap bangga bisa aktif dalam kepenulisan.
Saat aku ingin menulis di laptop, tiba-tiba salah satu tombol keyboard tidak dapat berfungsi. Tombol yang tidak berfungsi adalah tombol huruf "U", sedangkan huruf tersebut adalah salah satu huruf yang sering dipakai ketika menulis karena merupakan huruf vokal. Sempat ku adukan masalah ini ke ibuku, namun ibu menyuruhku untuk menjual laptop itu atas saran dari kakakku. Namun, aku tidak mau menjual laptop yang sudah aku gunakan selama lebih dari 6 tahun.
Aku lebih memilih untuk memperbaikinya daripada mengganti yang baru. Satu tahun lalu, aku sebenarnya pernah mengalami kejadian yang sama, bahkan lebih parah. Aku membawa laptopku ke tukang servis barang elektronik. Ternyata biaya perbaikannya cukup mahal, sekitar 120 ribuan dan itupun menggunakan keyboard bekas.
Saat aku kebingungan, teman satu asramaku menyarankan untuk membeli keyboard output saja. Tapi, menurutku itu terlalu ribet dan waktu itu aku juga sedang tidak punya uang. Akhirnya, aku memutuskan untuk tetap menulis di laptop. Tapi, bagaimana dengan huruf "U" nya?. Aku menggunakan aplikasi On-screen keyboard yang ada di laptop. Walaupu cara penggunaanya agak ribet, tapi untuk sementara hanya ini yang bisa aku lakukan. bahkan saat menulis artikel ini, aku menggunakan aplikasi tersebut. ššuuuuuuuuuuuuuu
sumber gambar: https://bit.ly/2w0vz2A

Komentar
Posting Komentar